Telkomsel Kasih Banyak Bonus di Paket BundlingMAX Samsung Galaxy S25

Telkomsel

Telkomsel luncurkan paket BundlingMAX Telkomsel dengan lineup Samsung Galaxy S25 berisi total kuota 150GB dengan masa aktif setahun. Paket ini termasuk bonus nomor eSIM, dan gratis biaya layanan WeTV dan Catchplay selama 30 hari. Pre-order paket bundling ini dapat dilakukan secara offline dan online mulai 23 Januari 2025.

Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, menyampaikan, Telkomsel selalu berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

“Kali ini kami menambahkan nilai lebih bagi pelanggan yang mengaktifkan paket BundlingMAX Samsung Galaxy S25, berupa gratis akses layanan hiburan premium WeTV dan Catchplay selama 30 hari. Hal ini mencerminkan upaya kami untuk terus meningkatkan pengalaman digital berkualitas untuk pelanggan setia kami” ungkap Heng dalam keterangan resmi, Sabtu (25/1/2025).

Seluruh lineup terbaru Samsung Galaxy S25 kini dapat dilengkapi dengan dukungan layanan eSIM Telkomsel, yang memberikan akses ke jaringan 2G, 4G, dan 5G Telkomsel tanpa memerlukan kartu SIM fisik. Teknologi eSIM ini memberikan kenyamanan dan fleksibilitas bagi pelanggan, termasuk opsi nomor yang dapat disesuaikan serta berbagai pilihan paket data yang sesuai dengan kebutuhan.

Pelanggan Telkomsel dapat mengakses telkomsel.com/esim untuk mendapatkan informasi terkini mengenai layanan eSIM Telkomsel. Selain itu, Samsung Galaxy S25 Ultra, Galaxy S25+, dan Galaxy S25 memberikan standar baru sebagai smartphone andalan berbasis AI.

Dengan One UI 7, Galaxy Series menjadi asisten andalan yang memahami konteks kebutuhan dan preferensi penggunanya dengan keamanan privasi yang ditingkatkan berkat Personal Data Engine. Now Bar sendiri menjadi salah satu fitur notifikasi personal yang hadir setelah pembaruan One UI 7.

Notifikasi dipersonalisasi sesuai preferensi, misal saat kita menggunakan Galaxy Wearables, nantinya Now Bar bisa menampilkan hasil Sleep Monitoring yang telah digunakan dan memberikan insight serta rekomendasi aktivitas yang bisa dilakukan berdasarkan data tersebut.

Agenda di Google calendar pengguna dan aplikasi cuaca juga dapat dimunculkan di fitur Now Bar. Diperkenalkan sebagai agen AI multimoda, Galaxy S25 Series ditenagai prosesor terbaru Snapdragon® 8 Elite Mobile Platform for Galaxy untuk menjalankan proses on-device Galaxy AI yang lebih canggih. Dengan sensor kamera 50MP Ultrawide, Galaxy S25 Ultra memberikan kejernihan dan kecerahan hasil foto/video yang luar biasa dan merekam detail dari objek dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Ditambah lagi 10-bit HDR yang ditampilkan secara default agar menghadirkan ekspresi warna empat kali lebih kaya. Hadir juga fitur Audio Eraser yang dapat mengedit atau menghilangkan suara yang tidak diinginkan dalam rekaman video.

Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia, Lo Khing Seng, mengatakan, Samsung Galaxy S25 Series yang baru diperkenalkan dirancang untuk memberikan pengalaman mobile AI paling canggih layaknya asisten pribadi.

“Selain itu, terdapat peningkatkan signifikan pada hasil kamera berkat 50MP Ultrawide, 10-bit HDR, Audio Eraser, serta performa yang lebih kuat dengan Snapdragon® 8 Elite Mobile Platform for Galaxy untuk mengerjakan tugas dan bermain berbagai mobile games. Karena itulah kolaborasi dengan Telkomsel didukung oleh jaringan broadband tercepat dan terluasnya semakin memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan solusi teknologi terbaik, sehingga pelanggan dapat menikmati konektivitas tanpa batas,” jelas dia.

Informasi lebih lanjut mengenai bundling Telkomsel untuk seluruh lineup Samsung Galaxy S25 dapat diakses di tsel.id/S25Series.

Kas138

Nasabah Bank di RI Bisa Tenang, 99,98% Rekening Dijamin LPS

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers KSSK di Kantor Kemenkeu, Jakarta, 24/1. (CNBC Indonesia/Romys Bestari)

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan sebanyak 99,98% rekening simpanan nasabah perbankan dijamin. Artinya bila terjadi penutupan bank, maka simpanan di dalam rekening tersebut akan diganti oleh LPS. 

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa per Desember 2024, ada 609,22 juta rekening perbankan di Indonesia. Angka itu naik 8,8% secara tahunan (yoy). 

“LPS menjamin jumlah nasabah hingga akhir Desember 99,94% dari total rekening,” kata Purbaya dalam konferensi pers Komisi Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Jumat (24/1/2025).

Sebagai informasi, LPS merupakan sebuah lembaga independen yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan kepercayaan nasabah atau masyarakat terhadap bank. Sesuai aturan,nilai simpanan yang dijamin untuk setiap rekening pada satu bank maksimal adalah Rp 2 miliar. Jika simpanan melebihi Rp 2 miliar, maka akan diselesaikan oleh tim likuidasi berdasarkan likuidasi kekayaan bank.

Simpanan nasabah bank konvensional yang dijamin LPS berbentuk: tabungan, deposito, giro, sertifikat deposito, dan bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.

Selain itu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pergantian dana simpanan di bank yang ditutup, yakni tercatat di dalam pembukuan bank, tingkat bunga simpanan nasabah tidak melebihi LPS rate, dan nasabah bukan penyebab bank gagal. 

Saat ini,LPS menetapkan tingkat bunga penjaminan atau LPS rata sebesar 4,25% untuk tabungan berdenominasi rupiah di bank umum, 2,25% untuk tabungan berdenominasi valuta asing (valas) di bank umum, dan 6,75% untuk bank perekonomian rakyat (BPR). Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku pada 1 Februari hingga 31 Mei 2025. 

Adapun LPS rate sudah ditahan sejak Maret 2023, saat LPS pertama kali mengerek bunga penjaminan tersebut menjadi 4,25%.

Kampus Dapat Jatah Tambang, Ini Kriteria Usulan ITB

Aktivitas pertambangan batubara milik Bayan Resources di Tabang/Pakar, Kalimantan, Jumat (17/11/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB Ridho Kresna Wattimena mengungkapkan usuluan kepada Badan Legislatif (Baleg) DPR perihal perguruan tinggi yang bisa menerima Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK).

Diantara usulannya adalah perguruan tinggi yang memiliki akreditasi resmi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan akreditasi unggul.

Di mana tercatat, Indonesia memiliki hingga 149 perguruan tinggi terakreditasi unggul oleh BAN-PT. “Kalau saya boleh usul, yang diberikan adalah perguruan tinggi dengan akreditasi unggul, dan itu ada 149 perguruan tinggi,” ujarnya dalam Rapat Pleno Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Jakarta, Kamis (23/1/2025).

Tak cuma aspek akreditasi unggul, ia juga meminta untuk melihat aspek lain seperti ketersediaan program studi yang kompeten untuk sektor pertambangan.

“Cuma bapak-ibu, belum tentu dia (perguruan tinggi) unggul, belum tentu punya program studi geologi tambang maupun metalurgi. Jadi mungkin selain akreditasi, kita lihat juga program studi tambang, metalurgi, geologi untuk amdalnya, dan teknik lingkungan untuk amdalnya,” tambahnya.

Dalam catatannya, ada sebanyak 3.360 perguruan tinggi di Indonesia dengan akreditasi baik dan sebanyak 472 perguruan tinggi dengan akreditasi sangat baik.

“Nah, apakah prioritas ini akan diberikan oleh semua perguruan tinggi yang diakreditasi sesuai yang di-draft? Itu yang masukkan kami yang pertama. Turunan dari RUU atau Undang-Undang ini ada turunannya yang lebih detail,” bebernya.

Dia juga menekankan perihal investasi yang besar jika perguruan tinggi diberikan IUP nantinya. Adapun, dia juga menegaskan bahwa ‘balik modal’ dari investasi tersebut membutuhkan waktu yang lama.

“Di industri, penyelidikan umum sampai eksplorasi 5 sampai 10 tahun. Apakah perguruan tinggi untuk spend uang 5-10 tahun sebelum bisa mendapatkan uang, itu juga sesuatu yang berat untuk perguruan tinggi,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Bob dalam rapat pleno Senin (20/01/2025) sempat menyebut, setidaknya ada empat poin baru yang diusulkan untuk dimasukkan ke dalam Revisi UU Minerba ini, antara lain sebagai berikut:

Pertama, terkait percepatan hilirisasi mineral dan batu bara. Bob menilai program hilirisasi harus didorong agar Indonesia bisa lebih cepat mewujudkan swasembada energi.

Kedua, terkait aturan pemberian izin usaha pertambangan (IUP) kepada organisasi masyarakat (ormas) keagamaan.

Ketiga, terkait pemberian IUP kepada perguruan tinggi.

Keempat, terkait pemberian IUP untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Google Kasih Peringatan Petaka di 2025, Bos Google: Kritis!

Google belakangan diterpa tekanan dari berbagai pihak. Mulai dari kasus anti-monopoli yang dihadapi di beberapa negara, hingga persaingan di sektor kecerdasan buatan (AI) yang kian sengit. 

CEO Google Sundar Pichai memberi peringatan petaka yang bisa terjadi sepanjang 2025. Ia mengatakan Google akan berjuang sangat keras karena menghadapi berbagai tantangan.

“Saya pikir 2025 akan kritis,” kata Pichai dalam rapat strategis 2025, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (21/1/2025).

“Ini penting untuk kita semua menginternalisasi urgensi dalam momen ini, dan perlu bergerak lebih cepat sebagai perusahaan. Taruhannya tinggi, ini momen yang mengganggu. Pada tahun 2025, kita tanpa henti fokus membuka manfaat pada teknologi ini dan memecahkan masalah pengguna,” imbuhnya.

Sepanjang 2024, Google diketahui terjerat beberapa masalah dengan regulator. Misalnya diputuskan memainkan monopoli pasar pencarian secara ilegal.

Departemen Kehakiman AS juga meminta Google melepaskan unit browser Chrome pada November lalu. Dalam kasus terpisah lembaga itu juga menuding Google mendominasi iklan online secara ilegal.

Bukan hanya di AS, Google juga menghadapi masalah dengan pengawas persaingan Inggris. Ini masih terkait praktik iklan Google yang dinilai tak sesuai dan berdampak pada persaingan.

Pichai mengakui Google diawasi di seluruh dunia. Hal itu dipastikan tidak mengganggu, dan disebutnya menjadi ukuran dan kesuksesan perusahaannya.

“Ini menjadi bagian dari tren yang luas saat teknologi berdampak sangat besar dengan masyarakat. Jadi lebih dari sebelumnya, kita perlu memastikan tidak terganggu,” jelasnya.

Sepanjang 2025, Google mengatakan akan terus fokus pada pengembangan AI agar tetap relevan bagi konsumen. 

map4d

Bos OJK & BEI Buka-Bukaan Dampak Pelantikan Trump ke Pasar RI

Ofisial potrait Presiden AS terpilih Donald Trump. (Trump-Vance Transition Team via CNBC International)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal sentimen pasar keuangan terhadap pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) hari ini, Senin (20/1/2025).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar memprediksi pelantikan Trump tidak berpengaruh besar terhadap ekonomi Indonesia. Pasalnya, perekonomian domestik berada dalam kondisi yang baik secara fundamental.

“Perekononmian kita kan kuat secara domestik ya, jadi saya rasa kita perkuat fokus untuk bisa menggerakkan perekonomian di dalam negeri,” kata Mahendra kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (20/1/2025).

Sementara dari dampak ekonomi secara internasional, Mahenda mengaku belum bisa memprediksi dampak rambatan yang akan diterima pasar keuangan Indonesia. Namun dirinya tak menampik beberapa waktu belakangan perekonomian domestik maupun global menghadapi berbagai tantangan.

Meski demikian, ia berarap, pasca-pelantikan Trump, perekonomian tidak semakin memburuk. Ia pun berharap pimpinan negara besar memiliki orientasi pada kesejahteraan penduduk dunia lainnya.

“Kita berharap siapapun yang menjadi pimpinan negara besar, seperti Amerika Serikat memiliki kepentingan yang sama, yang meningkatkan kesejahteraan dari seluruh masyarakat di dunia ya tentu termasuk negaranya masing-masing,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyarankan investor untuk melihat indikator makro jika ingin melihat sentimen pelantikan Trump hari ini. Diantara sentimen yang dia maksud adalah pergerakan indeks, sebagai gambaran sentimen pasar.

“Indeks mencerminkan semua dampak makro. Hari ini kita bisa lihat bagaimana indeks bergerak, itu adalah jawabannya,” kata Iman.

Sebagai informasi, IHSG mencatat kenaikan 0,29% ke harga Rp7.175,27 pada penutupan perdagangan sesi I hari ini. Adapun kapitalisasi pasarnya mencapai Rp12.515,4 triliun.

bina4d

Mimpi Besar Wijaya Candera, dari Salesman, Supir Hingga Jadi CEO MPXL

Dok  PT MPX Logistics International Tbk (MPXL)

Kisah Inspiratif Wijaya Candera dari seorang salesman keliling, supir truk, kuli panggul hingga jadi CEO PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) layak untuk disorot.

Bukan tanpa alasan,Wijaya Candera berhasil membuktikan bahwa kerja keras, integritas, dan keberanian bermimpi besar menghantarkan dirinya menjadi seorang CEO salah satu grup perusahaan logistik dan distribusi terbesar di Indonesia.

Asal tahu saja, pada tahun 2007, Wijaya memulai perjalanan bisnisnya dari nol. Dengan modal yang sangat terbatas, ia menjajakan produk dari desa ke desa sebagai salesman keliling. Rutinitas berangkat subuh dan pulang larut malam menjadi bagian tak terpisahkan dari perjuangannya.

Titik Balik: Rintisan MPX di Tengah Cobaan di Tahun 2008

Wijaya merintis MPX, usaha pengiriman paket kecil-kecilan. Namun, tantangan besar datang hanya dalam minggu pertama operasional. Truk sewaan perusahaan ini mengalami kecelakaan di jalan tol Jakarta Merak, sehingga menyebabkan kerugian besar.

Meski berada dalam posisi sulit, Wijaya tidak pernah lari dari tanggung jawabnya. Ia mengganti seluruh kerusakan paket milik pelanggan demi menjaga kepercayaan mereka. Wijaya pun sering turun langsung ke lapangan demi memastikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Bahkan, ia pun tak segan ikut membantu membongkar muatan bersama para kuli panggul, bahkan menyupiri truk ketika kekurangan tenaga kerja. Baginya, keterlambatan pengiriman adalah pantangan yang harus dihindari.

Selain itu, ia menganggap kesuksesan bukanlah hasil instan. Ia percaya bahwa sukses membutuhkan pengorbanan waktu, reputasi yang terjaga, semangat pantang menyerah, dan evaluasi berkelanjutan untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Prinsip inilah yang menjadi pondasi keberhasilan MPX Group.

Kini, MPX telah berkembang menjadi ekosistem group usaha dengan sembilan perusahaan yang fokus pada distribusi, logistik, alat berat, pelayaran, EMKL, serta supply chain darat dan laut di seluruh Indonesia.

Merek BOLDe: Membawa Inovasi ke Rumah Tangga Indonesia

Selain MPX Group, Wijaya Candera juga sukses membangun BOLDe Group, merek alat rumah tangga terkemuka di Indonesia. Dengan jaringan kantor cabang, showroom, dan pusat layanan di seluruh Indonesia, BOLDe telah menjadi solusi rumah tangga modern bagi masyarakat.

BOLDe juga menawarkan layanan makloon bagi pelanggan korporat (B2B) dan ritel (B2C), seperti produksi pabrik injeksi plastik, elektronik, panci, masker, pembalut, hingga cairan kimia pembersih.

Kesuksesan ini pun tidak membuatnya lupa diri. Lelaki yang dikenal dengan sifat altruisme dan tulus ini selalu menyisihkan sebagian keuntungan dari berbagai perusahaannya untuk kegiatan CSR. Pasalnya bagi Wijaya keberhasilan adalah titipan yang harus dikembalikan kepada sesama yang membutuhkan.

Menuju Babak Baru: IPO Perusahaan Kedua

Saat ini, Wijaya tengah mempersiapkan Initial Public Offering (IPO) perusahaan keduanya, PT MPX Indonesia, setelah sukses membawa MPX Logistics Indonesia Tbk (MPXL) melantai di bursa. Dengan semangat yang sama, ia terus membuktikan bahwa siapapun termasuk seorang office boy dapat menjadi CEO, selama memiliki integritas, kemauan belajar, kerja keras, dan keberanian menghadapi tantangan.

Kisah Wijaya Candera adalah bukti nyata bahwa mimpi besar, ketekunan, dan hati yang tulus dapat mengubah keterbatasan menjadi kesuksesan yang luar biasa.

Jual Minyak Jelantah ke Pertamina Dapat Rp6.000/Liter, Ini 7 Lokasinya

Jual minyak jelantah ke Pertamina dapat Rp6.000/liter. (Dok. Pertamina)

Program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina terus mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Program bernama Green Movement UCO ini merupakan kolaborasi Mypertamina dan UCOllect, untuk melakukan tracing pengumpulan minyak jelantah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan mengungkapkan Pertamina Patra Niaga menawarkan beragam keuntungan yang akan di dapatkan masyarakat bila berpartisipasi pada program mengumpulkan minyak jelantah di UCollect Box dengan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet UCollect.

“Besaran saldo e-wallet ini akan fluktuatif menyesuaikan harga minyak jelantah di pasaran. Saat ini per liter dihargai dikisaran Rp.6000/liter dengan update harian melalui apps Mypertamina” ungkap Heppy, dikutip Sabtu (18/1/2025).

Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project, bekerjasama dengan Noovoleum yang telah tersertifikasi internasional sebagai pengumpul minyak jelantah atau UCO.

Saat ini titik pengumpulan berada di 7 titik yaitu di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat di Jakarta Pusat, Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta Selatan, Rumah Sakit Pelni di Jakarta Barat, SPBU 31.401.01 Dago Bandung, SPBU 31.128.02 MT Haryono Jakarta Selatan, SPBU 31.134.02 Kalimalang Jakarta Timur, dan SPBU 31.153.01 BSD Tangerang Selatan, ketujuh titik tersebut akan terus di evaluasi berkelanjutan untuk ekspansi ke lokasi lainnya di Indonesia.

Belum Semua Dapat Makan Gratis, Bos BGN Lapor Prabowo Butuh Rp100 T

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan beberapa menteri dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, terkait implementasi program Makan Bergizi Gratis, di Istana Negara, Jumat (17/1/2025). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Presiden Prabowo Subianto disebut “Gelisah” karena masih banyak anak yang belum mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan butuh anggaran mencapai Rp 100 triliun untuk memberi makan gratis ke 82,9 juta penerima manfaat.

Hal ini diungkapkan Dadan, usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto bersama beberapa Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jumat (17/1/2025). Rapat yang dibahas terkait dengan Program MBG.

“Pak presiden gelisah karena banyak anak yang belum mendapatkan (Makan Bergizi), itu artinya beliau sedang memikirkan untuk mempercepat proses ini, sehingga di akhir 2025 (target) 82,9 juta itu bisa segera mendapatkan manfaat,” kata Dadan.

Menurut Dadan, Presiden saat ini juga sedang memikirkan penambahan anggaran untuk mempercepat pencapaian target itu. Dari hitungan BGN, setidaknya membutuhkan anggaran tambahan Rp 100 triliun untuk mencapai target itu.

“Kalau dari hitungan Badan Gizi, kalau tambahan itu terjadi di September, sebetulnya Rp 100 triliun cukup untuk memberi makan 82,9 juta itu,” kata Dadan.

Dadan menerangkan untuk anggaran program MBG yang ditetapkan dalam APBN itu mencapai Rp 71 triliun. Dari dana itu hanya cukup untuk memberikan makan bergizi sebanyak 15 – 17,5 juta penerima manfaat.

Namun ia menegaskan Presiden sangat gelisah karena banyak anak yang melapor kepada ibunya bahwa banyak yang belum mendapatkan ‘makan dari Pak Prabowo’.

“Sabar beliau akan menyampaikan statement sendiri terkait dengan kegelisahan beliau itu ke media,” sambungnya.

Kepala BPMA Aceh Baru Dilantik, Begini Pesan Bahlil

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melantik pejabat tinggi di lingkup Kementerian ESDM. (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia baru saja melantik Nasri Jalal sebagai Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). Nasri menggantikan Teuku Mohammad Faisal yang telah pensiun.

Pada kesempatan tersebut, Bahlil berpesan agar Kepala BPMA baru dapat menjalin komunikasi yang cukup baik dengan Gubernur Aceh. Sehingga, proses pengelolaan migas di Aceh dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Arahan saya ini termasuk dengan Kepala BPMA Aceh. Ke depan itu kan gas di sana bagus. Koneksi sama Pak Gubernur baik. Jangan sampai Gubernur jalan sendiri, Pak Kepala BPMA jalan sendiri, bahaya sekali. Pak Gubernur ini sahabat saya,” kata Bahlil di Gedung Kementerian ESDM, Kamis (16/1/2025).

Berdasarkan hasil riset CNBC Indonesia, Nasri adalah Kepala Divisi Akuntansi, Perpajakan, dan Manajemen Risiko di BPMA.

Dia memiliki latar belakang pendidikan di bidang akuntansi dengan gelar magister sains akuntansi dan sertifikasi Chartered Accountant (CA) yang menjadikannya ahli di bidang pengelolaan keuangan, perpajakan, dan manajemen risiko.

Selain melantik Kepala BPMA, Bahlil juga melantik Dirjen Migas Achmad Muchtasyar, Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Ditjen Minerba Cecep Mochammad Yasin, Inspektur V Irjen Kementerian ESDM Arif Fajarudin, dan Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Qatro Romandhi.

Ada Kabar Berobat di Malaysia Lebih Murah dari RI, Kemenkes Buka Suara

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Lucia Rizki Andalusia ditemui usai Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) di Jakarta, Rabu (15/1/2024). (CNBC Indonesia/Ferry Sandy)

Belakangan mencuat kabar berobat di Malaysia jauh lebih murah dibandingkan di Indonesia. Kementerian Kesehatan sebagai penanggungjawab terdepan sistem kesehatan di Indonesia akhirnya buka suara.

“Sebenarnya kalau dibilang lebih murah case by case kita harus bandingkan Apple to Apple, tapi ini PR kita juga untuk menyelesaikan ini,” kata Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Lucia Rizki Andalusia ditemui usai Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) di Jakarta, Rabu (15/1/2024).

Salah satu biang kerok dari mahalnya biaya pengobatan di Indonesia karena harga obat yang cenderung lebih mahal. Selain itu, Lucia juga menilai biang kerok lainnya ada pada biaya marketing atau pemasaran.

“Karena beberapa alkes berteknologi tinggi itu masih belum bisa diproduksi di Indonesia, juga obat-obatan yang masih innovative product belum bisa diproduksi di Indonesia, masih impor, nah sayangnya harga obat dengan benda (obat) yang sama di Malaysia lebih murah dari Indonesia,” kata Lucia.

“Nah ini yang kita sedang upayakan untuk mencari komponen harga mana yang menyebabkan mahal, dan kita sudah dapat sih, sebenernya lebih banyak biaya marketingnya, nah itu yang akan kita pangkas,” lanjutnya.

Ia pun menyebut masalah ini menjadi perhatian sehingga diharapkan nantinya biaya berobat Malaysia dan Indonesia tidak jomplang, bahkan kalau bisa setara.

“Ini quick wins untuk menyelesaikan hal ini, dalam waktu cepat,” ujar Lucia.

Padahal sacara industri alat kesehatan di tahun 2024 ini Indonesia sudah memiliki 819 industri alat kesehatan, bukan hanya distributor, tapi industri alat kesehatan yang memproduksi barang. Peningkatan yang sangat besar sekali dalam 3 tahun terakhir ini dibandingkan dengan Malaysia, negara tetangga saat ini hanya memiliki 300 industri.

“Industrinya lebih banyak kita jauh lebih banyak, hanya daya belinya mungkin di Indonesia lebih rendah dari Malaysia tapi industri kita 4x lipat lebih banyak dari Malaysia,” sebut Lucia.

Adapun belanja kesehatan per kapita di Indonesia saat ini adalah US$ 146 dengan angka harapan hidup 72 tahun. Kalau dibandingkan dengan Malaysia di mana belanja kesehatan yang US$ 430 per tahun per kapita dengan angka harapan hidup 76 tahun.

“Tentunya ini Indonesia mempunyai peluang yang besar manakala kita akan meningkatkan angka harapan hidup kita lebih tinggi setara dengan Malaysia, tentunya belanja kesehatan kita juga akan meningkat,” ujar Lucia.