Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons amicus curiae yang disampaikan 12 tokoh antikorupsi dalam sidang praperadilan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Kejagung menyebut belasan tokoh itu seharusnya lebih memahami bahaya akibat korupsi.
Hal tersebut disampaikan Jaksa Kejagung, Roy Riandi, dalam sidang praperadilan dengan agenda pembacaan duplik, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/10/2025). Roy meminta hakim lebih mempertimbangkan nilai-nilai yang hidup di masyarakat.
“Jika mempertimbangkan nilai-nilai hidup di masyarakat, seharusnya 12 tokoh antikorupsi tersebut memahami bahaya akibat korupsi di Indonesia,” ujar Roy Riandi, Senin.
Roy menyinggung bahaya akibat tindak pidana korupsi harus segera diberantas lantaran korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Apalagi menurutnya, tindakan korupsi itu juga merusak kehidupan masyarakat.
“Termohon juga menegaskan bahwa nilai-nilai yang hidup di masyarakat, mengingat adanya bahaya-bahaya korupsi, harus diberantas karena merupakan extraordinary crime (kejahatan luar biasa) yang merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat,” jelas dia.
Sejumlah Tokoh Bangsa hingga Jokowi Bertemu Prabowo di Kertanegara
Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin menyebut Presiden Prabowo Subianto juga menemui sejumlah tokoh bangsa di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025). Sebelumnya, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga hadir di Kertanegara.
Sjafrie mengaku sempat ikut dalam pertemuan itu sebelum bertolak menghadiri kegiatan doa bersama dalam rangka HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta Pusat.
“Ya (bertemu) tokoh-tokoh yang pernah mempunyai jasa kepada bangsa dan negara,” ujar Sjafrie di Monas, Jakarta Pusat.
Namun Sjafrie tidak merinci siapa-siapa saja yang hadir dalam pertemuan tersebut Dia juga tidak menampik bahwa Prabowo juga bertemu dengan Jokowi. “Ya sebelumnya (bertemu dengan Jokowi),” ujar dia.
Sjafrie juga tidak menjelaskan apa maksud pertemuan itu. Ia hanya menyebut pertemuan itu merawat tali silaturahmi. “Ini pertemuan silaturahmi dengan para tokoh,” tutup Sjafrie Sjamsoeddin.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Anang Supriatna, menegaskan Jaksa Penuntut Umum siap menghadapi upaya Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam Rachmat Damiri, ke Mahkamah Agung (MA).
Adam sebelumnya divonis 16 tahun penjara dalam tingkat kasasi atas kasus korupsi pengelolaan dana di PT Asabri.
“Mengajukan PK, silakan saja, itu hak dari terpidana dan keluarganya. Terpenting, PK itu harus disertai novum,” ujar Anang kepada wartawan, Kamis (2/10/2025).
Ia menambahkan, jaksa akan siap menghadapi PK tersebut dan berharap majelis hakim tetap konsisten dengan putusan sebelumnya.
“Majelis Hakim PK akan mempertimbangkan, dan kami siap hadir bersama tim Jaksa Penuntut Umum,” ucapnya.
“Harapan kami tentu putusan tetap konsisten sebagaimana di tingkat kasasi,” tambah Anang.
“Oktober O-nya apa? Optimis Indonesia akan cerah dan Indonesia akan maju,” tulis Purbaya disertai emoji jempol.
Hal ini disampaikan saat menikmati makan siang di sebuah warung kaki lima (warteg) tak jauh dari kantor pusat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang dibagikan melalui akun media sosial TikTok pribadinya pada Rabu (1/10/2025).
“Siang tadi, setelah rakortas perekonomian di Kantor Danantara saya makan bersama rekan-rekan Kementerian Keuangan di kantin sebelah kantor Danantara,” tulis.
Makan siang tersebut dilakukan Purbaya setelah ia menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Perekonomian yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Wisma Danantara sekitar pukul 10.30 WIB.
Warung tempat Purbaya makan siang terletak di Jalan Widya Chandra Barat, yang berlokasi strategis di antara Gedung Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Kantor Pusat Kementerian Investasi/BPKM.
PKS: Pidato Prabowo di PBB Sikap Konsisten dan Ketegasan Dukung Kemerdekaan Palestina
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kesempatan tersebut berhasil dimanfaatkan Prabowo untuk memajukan bangsa di mata dunia.
Demikian diutarakan Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, dalam pidatonya di Musyawarah Nasional (Munas) VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2025) malam.
“PKS mengapresiasi Pak Presiden Prabowo yang selalu aktif menjalankan diplomasi di berbagai forum internasional, menyuarakan anti penjajahan, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat pembukaan UUD 45,” ujar Al Muzzammil.
Dia menyebut, pidato Prabowo di PBB menunjukkan keberpihakan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Selain itu, pernyataan Prabowo juga menegaskan penolakan terhadap penjajahan dalam bentuk apa pun.
“PKS sangat mendukung pidato Pak Prabowo Subianto dalam sidang ke-80 di PBB yang baru lalu, yang menunjukkan konsistensi dan ketegasan sikap untuk mendukung kemerdekaan Palestina, dan menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza,” ujar dia.
PKS juga menyoroti komitmen Prabowo yang menyatakan kesiapan Indonesia mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza. Di mana, Prabowo berencana menurunkan 20 ribu pasukan untuk mengamankan Gaza.
“Bahkan, Presiden Prabowo menyatakan siap terlibat mengerahkan 20 ribu atau lebih putra putri terbaik bangsa Indonesia untuk mengamankan Gaza. Allahuakbar! Merdeka!” ujarnya disambut takbir para peserta Munas.
Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo di acara Persatuan Muda Summit 2025
Partai Perindo terus mendorong lahirnya pemimpin yang memiliki integritas dan kapasitas, demi mewujudkan tiga agenda besar yang konsisten diperjuangkan sejak awal berdiri yakni pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan persatuan Indonesia yang kokoh.
Partai Perindo bertransformasi untuk mewujudkan tiga hal ini, untuk betul-betul bermanfaat dan menjadi partai yang akuntabel. Kita membangun sistem yang transparan, membangun kaderisasi. Mendorong kader-kader berintegritas, berkapasitas, punya teknokrasi, sehingga ketika duduk di legislatif maupun eksekutif, bisa memberikan yang terbaik,” ujar Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo.
Hal itu disampaikannya dalam Persatuan Muda Summit 2025 yang digelar di Jakarta (25/9/2025). Konferensi yang digagas Partai Perindo itu menghadirkan local heroes, local leaders dan influencer sebagai pembicara.
“Partai Perindo membuka ruang seluas-luasnya untuk siapa saja yang memiliki integritas, kapasitas dan hati untuk Indonesia, ayo kita sama-sama berjuang untuk bangsa ini,” kata Angela.
Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) mengumpulkan sejumlah partai politik
Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) mengumpulkan sejumlah partai politik non-parlemen di kediamannya, kawasan Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (24/9/2025) malam. Adapun pertemuan itu bertema “Silaturahmi Partai Politik Menuju Parlemen 2029”.
Pantauan iOkezone di lokasi, OSO turut didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hanura, Benny Rhamdani. Terlihat hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, dan Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Jaringan dan Diplomasi Politik DPP Partai Perindo, Andi Yuslim Patawari (AYP).
Hadir juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. Selain itu, tampak perwakilan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Ummat, Partai Prima, Partai Gelora, Partai Berkarya, Partai Garuda, dan PSI.
“Jadi ada tiga partai yang tidak datang, dari seluruh partai yang tidak di parlemen,” ujar OSO sebelum memulai rapat tertutup itu.
Pertemuan yang juga dihadiri sejumlah pengurus DPP Partai Hanura tersebut berlangsung secara tertutup. Pertemuan dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dan masih berlangsung hingga berita ini ditayangkan.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi yang berada di kos lantai 2 dan lantai 1 di lokasi tersebut,” kata Kapolsek Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya, kepada wartawan, Senin (22/9/2025).
Selain memeriksa saksi, Agus Ady menyampaikan pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Tim identifikasi Polres Jakarta Utara juga mengambil beberapa barang di TKP yang diduga kuat sebagai bukti, yang dapat menjadi petunjuk untuk mengungkap peristiwa ini,” ujarnya.
“Untuk infrastruktur sedang dihitung oleh Dinas Pekerjaan Umum, yang urgent (mendesak) segera kami tangani,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama di Gianyar, Kamis.
Sejumlah infrastruktur publik yang mengalami kerusakan antara lain jalan raya hingga jaringan pipa air bersih. Kemudian Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sanjiwani milik Kabupaten Gianyar untuk sementara ini mendata ada sembilan jaringan pipa yang rusak.
Beberapa di antaranya sudah mendapat penanganan, salah satunya jaringan distribusi air bersih untuk konsumen di salah satu kawasan perumahan yang berada di perbatasan Batubulan, Gianyar-Tohpati Denpasar.
Berdasarkan data sementara hingga Kamis ini pukul 11.35 WITA, kata dia, ada 34 laporan dampak banjir. Pihaknya telah menghitung potensi kerugian material berdasarkan laporan masyarakat untuk sementara mencapai Rp34,4 miliar.
Sedangkan total korban meninggal dunia hingga Kamis (11/9) ini sebanyak tiga orang, salah satunya ditemukan di aliran sungai di sekitar Jalan Pasekan, Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, bernama Ni Ketut Suweni. Korban sebelumnya terjebak banjir ketika berangkat untuk berjualan di Pasar Bulan, Gianyar.’
Selain itu Pemkab Gianyar juga mencatat ada tiga orang korban mengalami luka-luka.
Sebelumnya, banjir besar melanda enam kabupaten/kota di Bali pada Rabu (10/9) dini hari yang dipicu hujan ekstrem sejak Selasa (9/9) di Kota Denpasar, Kabupaten Klungkung, Badung, Jembrana, Gianyar, dan Tabanan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban tewas hingga Rabu (10/9) pukul 21.00 WITA mencapai sembilan orang dan enam hilang.
Kepala BNPB Suharyanto menyatakan Bali saat ini berstatus tanggap darurat selama satu minggu sejak ditetapkan pada Rabu (9/9).
“Ini merupakan rangkaian dari program strategis peta jalan pengelolaan sampah di Jakarta Utara dan inisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bersama dengan kami,” kata Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq usai pengukuhan kader GPS di Jakarta Utara, Kamis.
Ia mengatakan, pada bulan lalu telah dideklarasikan komitmen lingkungan hidup pada Sekolah Adiwiyata dan Kamis ini para kader di Jakarta Utara untuk berkomitmen terhadap lingkungan hidup dengan GPS.
Menurut dia, cakupan pengolahan sampah organik di Jakarta Utara masih di bawah 10 persen sehingga, dengan GPS ini dapat meningkatkan cakupan sesuai target nasional sebesar 51 persen.
Ia mengatakan masih banyak negara yang perlu waktu lama untuk menggerakkan pengelolaan sampah dari sumbernya.
Dirinya juga berharap dengan pengukuhan para kader ini dapat menyadarkan masyarakat untuk memilah sampah.
“Saya yakin gerakan ini dapat berjalan, kami akan terus memonitor. Mari kita bangun dan memasifkan gerakan pilah sampah dan dukung terus program ini,” katanya.
Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan bahwa peran kader GPS ini sangat berpengaruh untuk membantu mengurangi sampah di Jakarta Utara yang mencapai 1.396,42 ton per hari.
Ia mengatakan sampah terbesar saat ini dari sisa makanan dan olahan dapur yang berasal dari rumah tangga.
“Kami berharap dengan pengukuhan para kader ini dapat mengurangi sampah dari hulu,” ucapnya.
Ia menambahkan para Kader Gerakan Pilah Sampah memiliki peran untuk lingkungannya di antaranya memberikan edukasi pilah sampah di rumah tangga, melakukan pendataan pemilahan sampah di rumah tangga.
Kemudian, mencatat rumah yang sudah atau belum memilah sampah, serta memberikan informasi dan penyuluhan ke rumah tangga tentang pentingnya memilah sampah.
“Para kader GPS diharapkan dapat memberikan manfaat untuk lingkungan, khususnya di wilayah Jakarta Utara,” ungkapnya.
Sementara Ketua TP PKK Jakarta Utara Fida Hendra mengatakan langkah ini penting karena peran ibu-ibu PKK sangat dekat dengan kehidupan rumah tangga dan lingkungan sekitar.
“Saya bangga sekali, ibu-ibu ini menjadi kader GPS. Ini bukti nyata bahwa PKK bukan hanya bergerak di bidang keluarga, tapi juga peduli pada lingkungan. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan,” katanya.